Tampilkan postingan dengan label matt damon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label matt damon. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Mei 2014

THE MONUMENTS MEN : KISAH PARA PENYELAMAT SEJARAH MENGHADAPI NAZI JERMAN



The Monuments Men” adalah film yang diadaptasi dari novel karya Robert M. Edsel. Selama Perang Dunia II, Presiden Franklin D. Roosevelt menugaskan ahli sejarah dan seni serta kurator museum untuk menyelamatkan karya seni yang telah dicuri oleh Nazi di Jerman. Untuk bisa mengembalikan karya seni ke para pemilik sekaligus melakukan penyelamatan budaya adalah hal yang mustahil bagi mereka. Jerman yang memiliki tentara yang siap menjatuhkan siapapun, membuat ketujuh ahli sejarah itu harus berpikir keras agar berhasil.

Berdasarkan kisah nyata untuk berburu harta karun terbesar dalam sejarah  The Monumen Men 2014 adalah sebuah drama action yang berfokus pada kelompok peleton khusus paska Perang Dunia II. Ditugaskan oleh FDR untuk pergi ke Jerman, The Monuments Men dikhususkan menyelamatkan karya seni dari pencuri Nazi dan mengembalikannya ke mereka yang berhak memilikinya. Ini akan menjadi misi yang kelihatan mustahil karena karya seni tersebut terperangkap di belakang garis musuh dan tentara Jerman. 

Kolonel George Stout (George Clooney) adalah seseorang yang ditugaskan untuk merekrut sekaligus mempersiapkan para ahli seni. Ia mengajak sejumlah kurator, ahli sejarah, pelukis dan ahli seni lainnya untuk menyelamatkan karya-karya seni di era Perang Dunia II. Nazi yang dipimpin oleh Hitler di era Perang Dunia II, berusaha memusnahkan semua karya-karya seni dari seluruh dunia.Tidak mudah bagi George untuk menjalankan misi tersebut ditengah perang dunia II yang sedang berkobar. Dibantu oleh James Granger (Matt Damon), keduanya berusaha menyelesaikan misi berbahaya ini dengan dibantu oleh enam ahli seni yang dikumpulkan dari seluruh dunia.


Monuments Men (sebagaimana mereka disebut) kemudian menemukan diri mereka dan berpacu dengan waktu untuk menghindari penghancuran 1000 tahun budaya (1000 years of culture). Mereka akan mempertaruhkan nyawa untuk melindungi dan membela prestasi terbesar manusia.  

Fiilm ringan yang disisipi komedi ini memang tidak banyak menawarkan sesuatu. Bagi pecinta sejarah mungkin dapat memvisualisasikan bagamana kerasnya kehidupan pada zaman Perang Dunia II. Bagi pecinta Clooney dan Damon, disini kita kembali melihat mereka reuni setelah franchise Ocean Eleven. Diutradarai dan ditulis naskahnya oleh Clooney sendiri, film ini nyatanya bergerak lamban dan miskin greget. 

Jumat, 16 Agustus 2013

ELYSIUM : UPAYA MATT DAMON MENYELAMATKAN KEHIDUPAN BUMI

Saat menyaksikan trailer  film fiksi ilmiah garapan Neill Blomkamp ini banyak sekali penggemar film yang bertanya-tanya. Baru kali ini Matt Damon bermain dalam genre film seperti ini. Disinyalir skenario yang kuat dari para penulis Elysium telah membuat Damon jatuh hati. Jadilah film ini mendapat predikat yang ditunggu-tunggu tahun ini.

Film ini memang menjadi salah satu film action yang paling ditunggu.Kehadirannya pun agak terlambat dibandingkan dengan film action sekelas Iron Man 3, Man of Steel, Fast Six, dan sebagainya. Film ini seakan memancing penasaran penikmat film berkelas sebagai puncak tahun 2013 sebagai tahunnya film-film yang paling ditunggu. Menariknya, apa yang membuat film ini sangat ditunggu karena sang sutradara, Neil Blokamp, yang juga pernah menyutradarai film terkenal, District 9.
Ia mengarahkan film tentang alien dari sudut pandang yang sangat berbeda di film District 9, dengan budget yang terhitung kecil. Hasilnya, meski budget yang dikucurkan kecil untuk pembuatan film tersebut, namun ternyata film District 9 sukses mendapat tempat di hati penikmat film, apalagi dalam menyuguhkan pemahaman baru tentang alien yang anti-mainstream, lain dari yang lain. Yang membuat orang-orang penasaran dan sangat menunggu rilisnya film ini karena, bagaimana jika Neil Blokamp diberikan budget $100 juta untuk membuat film? .

Film fiksi ilmiah ini mengambil kisah di tahun 2159, di mana pada masa itu manusia dibagi dalam dua kelas besar. Kelas yang bertama adalah manusia berduit yang hidup di sebuah tempat di luar angkasa bernama Elysium. Sedangkan kelas kedua adalah mereka yang hidup di Bumi. Saat itu kondisi Bumi tak lagi bisa disebut layak ditinggali. Populasi manusia yang tak terkendali membuat aneka persoalan dan kerusakan lingkungan.






.
Kekontrasan terlihat dimana lingkungan Elysium begitu nyaman dan mewah dibandingkan betapa tandusnya Bumi di masa depan. Sutradara Blomkamp memberikan gambaran yang begitu rinci akan dunia fiksi di masa depan. Tak heran salah satu daya tarik film ini adalah visual yang mengagumkan.Selain itu tentu saja aksi-aksi yang dihadirkan. Damon, seperti biasanya, jadi jagoan setangguh penampilannya di trilogi film Bourne.

Elysium adalah stasiun ruang angkasa yang sengaja dibuat oleh Armadyne Corporation, sebuah perusahaan swasta terkaya saat itu. Mereka yang mendapat keistimewaan  ditampung di stasiun angkasa tersebut merupakan orang kaya atau orang-orang yang sanggup membayar sewa. Sisanya, orang miskin atau yang tidak mampu membayar sewa: hidup dalam keterbatasan  tinggal dan aktivitas di bumi.

Seorang Menteri yang berpengaruh di Elysium,  Rhodes (Jodie Foster) berupaya untuk melakukan tindakan apapun demi menegakkan undang-undang anti-imigrasi. Tujuannya untuk menjauhkan Elysium dari kepadatan populasi. Rhodes sangat anti kepada penduduk Bumi.  Menteri Rhodes berupaya keras untuk melestarikan kesejahteraan warga Elysium dan mencegah masuknya manusia anggota populasi di bumi untuk masuk ke stasiun angkasa tersebut demi menikmati ketenangan dan kenyamanan.

Max (Matt Damon) adalah seorang mantan narapidana yang sudah belajar banyak mengenai berbagai hal penderitaan dan kejahatan.Ia hadir di tengah-tengah kepadatan populasi Bumi.  Ia menyetujui misi berbahaya yang menuntut pembebasan warga yang mulai frustrasi dengan kepadatan dan kehancuran bumi dan siap untuk menyelamatkan hidupnya sambil membawa kesetaraan di dunia.

Film ini sebagian besar menggambarkan realitas saat ini namun mengambil tema ratusan tahun ke depan dihitung mulai dari sekarang. Secara cerita, Elysium menggambarkan fakta saat ini yang muncul di tahun 2154. Latar belakang cerita mengenai diskriminasi dan pengakuan HAM disajikan dengan pemahaman dalam bentuk baru, sebuah kisah menarik lagi dari Neil Blokamp.**