Drive Hard mengisahkan tentang Peter (Thomas
Jane) seorang mantan pembalap mobil yang kini beralih profesi menjadi
instruktur mengemudi. Selepas berhenti dari balapan, Peter bekerja dengan upah yang membuatnya frustasi. Terlebih dalam anggapannya sang istri dan anaknya tidak menghargainya lagi.
Sampai sebuah kejadian mengubah seluruh kehidupannya. Di hari kerjanya sebagai instruktur mengemudi,ia kebagian seorang tamu misterius. Seorang Amerika yang ternyata membawa tujuan lebih dari sekedar kursus mengemudi.
Simon
Keller (John Cusack) klien barunya ini, memanfaatkan keahlian Peter sebagai mantan pembalap wahid. Ia memanfaatkannya sebagai pengemudi mobil untuk mencuri di sebuah bank. Peter yang awalnya berusaha kabur, terpaksa harus membantu Keller. Karena
tidak hanya polisi yang mengejar mereka, komplotan keji lain pun turut
meramaikan perburuan Peter dan Keller. Keluarga Peter juga terancam karena dalam rekaman CCTV terlihat bahwa Peter berkomplot dengan Keller membobol bank.
Film karya Bryan Trenchard-Smith ini memang hanyalah film aksi ringan yang dibumbui banyak komedi. Aktor watak John Cusack seperti biasa bermain mengesankan sebagai kriminal yang memikat hati para penonton. Sementara Jane mampu mewujudkan peran sebagai pembalap egois yang pengecut luar biasa.
Saya ngnya, naskah yang ditulis duo Law bersaudara Chad dan Evan dibantu Brigitte Jean Allen
kurang digali mendalam. Konflik yang dibangun pun terasa dangkal dan begitu cepat.Secara keseluruhan, Drive Hard cukup menghibur sebagai satu tontonan.
Genre: Action
Duration: 92 minute
Distributor: Odyssey Media
Producer: Pam Collis, Paul O'kane
Director: Brian Trenchard-smith
Writer: Chad Law, Evan Law, Brigitte Jean Allen
Cast: John Cusack, Thomas Jane, Zoe Ventoura, Damien Garvey, Christopher Morris, Yesse Spence, Andrew Buch
Tampilkan postingan dengan label action keren. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label action keren. Tampilkan semua postingan
Minggu, 06 Juli 2014
Jumat, 16 Agustus 2013
ELYSIUM : UPAYA MATT DAMON MENYELAMATKAN KEHIDUPAN BUMI
Saat menyaksikan trailer film fiksi ilmiah garapan Neill Blomkamp ini
banyak sekali penggemar film yang bertanya-tanya. Baru kali ini Matt
Damon bermain dalam genre film seperti ini. Disinyalir skenario yang
kuat dari para penulis Elysium telah membuat Damon jatuh hati. Jadilah
film ini mendapat predikat yang ditunggu-tunggu tahun ini.
Film ini memang menjadi salah satu film action yang paling ditunggu.Kehadirannya pun agak terlambat dibandingkan dengan film action sekelas Iron Man 3, Man of Steel, Fast Six, dan sebagainya. Film ini seakan memancing penasaran penikmat film berkelas sebagai puncak tahun 2013 sebagai tahunnya film-film yang paling ditunggu. Menariknya, apa yang membuat film ini sangat ditunggu karena sang sutradara, Neil Blokamp, yang juga pernah menyutradarai film terkenal, District 9. Ia mengarahkan film tentang alien dari sudut pandang yang sangat berbeda di film District 9, dengan budget yang terhitung kecil. Hasilnya, meski budget yang dikucurkan kecil untuk pembuatan film tersebut, namun ternyata film District 9 sukses mendapat tempat di hati penikmat film, apalagi dalam menyuguhkan pemahaman baru tentang alien yang anti-mainstream, lain dari yang lain. Yang membuat orang-orang penasaran dan sangat menunggu rilisnya film ini karena, bagaimana jika Neil Blokamp diberikan budget $100 juta untuk membuat film? .
Film fiksi ilmiah ini mengambil kisah di tahun 2159, di mana pada masa itu manusia dibagi dalam dua kelas besar. Kelas yang bertama adalah manusia berduit yang hidup di sebuah tempat di luar angkasa bernama Elysium. Sedangkan kelas kedua adalah mereka yang hidup di Bumi. Saat itu kondisi Bumi tak lagi bisa disebut layak ditinggali. Populasi manusia yang tak terkendali membuat aneka persoalan dan kerusakan lingkungan.
.
Kekontrasan terlihat dimana lingkungan Elysium begitu nyaman dan mewah dibandingkan betapa tandusnya Bumi di masa depan. Sutradara Blomkamp memberikan gambaran yang begitu rinci akan dunia fiksi di masa depan. Tak heran salah satu daya tarik film ini adalah visual yang mengagumkan.Selain itu tentu saja aksi-aksi yang dihadirkan. Damon, seperti biasanya, jadi jagoan setangguh penampilannya di trilogi film Bourne.
Elysium adalah stasiun ruang angkasa yang sengaja dibuat oleh Armadyne Corporation, sebuah perusahaan swasta terkaya saat itu. Mereka yang mendapat keistimewaan ditampung di stasiun angkasa tersebut merupakan orang kaya atau orang-orang yang sanggup membayar sewa. Sisanya, orang miskin atau yang tidak mampu membayar sewa: hidup dalam keterbatasan tinggal dan aktivitas di bumi.
Seorang Menteri yang berpengaruh di Elysium, Rhodes (Jodie Foster) berupaya untuk melakukan tindakan apapun demi menegakkan undang-undang anti-imigrasi. Tujuannya untuk menjauhkan Elysium dari kepadatan populasi. Rhodes sangat anti kepada penduduk Bumi. Menteri Rhodes berupaya keras untuk melestarikan kesejahteraan warga Elysium dan mencegah masuknya manusia anggota populasi di bumi untuk masuk ke stasiun angkasa tersebut demi menikmati ketenangan dan kenyamanan.
Max (Matt Damon) adalah seorang mantan narapidana yang sudah belajar banyak mengenai berbagai hal penderitaan dan kejahatan.Ia hadir di tengah-tengah kepadatan populasi Bumi. Ia menyetujui misi berbahaya yang menuntut pembebasan warga yang mulai frustrasi dengan kepadatan dan kehancuran bumi dan siap untuk menyelamatkan hidupnya sambil membawa kesetaraan di dunia.
Film ini sebagian besar menggambarkan realitas saat ini namun mengambil tema ratusan tahun ke depan dihitung mulai dari sekarang. Secara cerita, Elysium menggambarkan fakta saat ini yang muncul di tahun 2154. Latar belakang cerita mengenai diskriminasi dan pengakuan HAM disajikan dengan pemahaman dalam bentuk baru, sebuah kisah menarik lagi dari Neil Blokamp.**
Film ini memang menjadi salah satu film action yang paling ditunggu.Kehadirannya pun agak terlambat dibandingkan dengan film action sekelas Iron Man 3, Man of Steel, Fast Six, dan sebagainya. Film ini seakan memancing penasaran penikmat film berkelas sebagai puncak tahun 2013 sebagai tahunnya film-film yang paling ditunggu. Menariknya, apa yang membuat film ini sangat ditunggu karena sang sutradara, Neil Blokamp, yang juga pernah menyutradarai film terkenal, District 9. Ia mengarahkan film tentang alien dari sudut pandang yang sangat berbeda di film District 9, dengan budget yang terhitung kecil. Hasilnya, meski budget yang dikucurkan kecil untuk pembuatan film tersebut, namun ternyata film District 9 sukses mendapat tempat di hati penikmat film, apalagi dalam menyuguhkan pemahaman baru tentang alien yang anti-mainstream, lain dari yang lain. Yang membuat orang-orang penasaran dan sangat menunggu rilisnya film ini karena, bagaimana jika Neil Blokamp diberikan budget $100 juta untuk membuat film? .
Film fiksi ilmiah ini mengambil kisah di tahun 2159, di mana pada masa itu manusia dibagi dalam dua kelas besar. Kelas yang bertama adalah manusia berduit yang hidup di sebuah tempat di luar angkasa bernama Elysium. Sedangkan kelas kedua adalah mereka yang hidup di Bumi. Saat itu kondisi Bumi tak lagi bisa disebut layak ditinggali. Populasi manusia yang tak terkendali membuat aneka persoalan dan kerusakan lingkungan.
.
Kekontrasan terlihat dimana lingkungan Elysium begitu nyaman dan mewah dibandingkan betapa tandusnya Bumi di masa depan. Sutradara Blomkamp memberikan gambaran yang begitu rinci akan dunia fiksi di masa depan. Tak heran salah satu daya tarik film ini adalah visual yang mengagumkan.Selain itu tentu saja aksi-aksi yang dihadirkan. Damon, seperti biasanya, jadi jagoan setangguh penampilannya di trilogi film Bourne.
Elysium adalah stasiun ruang angkasa yang sengaja dibuat oleh Armadyne Corporation, sebuah perusahaan swasta terkaya saat itu. Mereka yang mendapat keistimewaan ditampung di stasiun angkasa tersebut merupakan orang kaya atau orang-orang yang sanggup membayar sewa. Sisanya, orang miskin atau yang tidak mampu membayar sewa: hidup dalam keterbatasan tinggal dan aktivitas di bumi.
Seorang Menteri yang berpengaruh di Elysium, Rhodes (Jodie Foster) berupaya untuk melakukan tindakan apapun demi menegakkan undang-undang anti-imigrasi. Tujuannya untuk menjauhkan Elysium dari kepadatan populasi. Rhodes sangat anti kepada penduduk Bumi. Menteri Rhodes berupaya keras untuk melestarikan kesejahteraan warga Elysium dan mencegah masuknya manusia anggota populasi di bumi untuk masuk ke stasiun angkasa tersebut demi menikmati ketenangan dan kenyamanan.
Max (Matt Damon) adalah seorang mantan narapidana yang sudah belajar banyak mengenai berbagai hal penderitaan dan kejahatan.Ia hadir di tengah-tengah kepadatan populasi Bumi. Ia menyetujui misi berbahaya yang menuntut pembebasan warga yang mulai frustrasi dengan kepadatan dan kehancuran bumi dan siap untuk menyelamatkan hidupnya sambil membawa kesetaraan di dunia.
Film ini sebagian besar menggambarkan realitas saat ini namun mengambil tema ratusan tahun ke depan dihitung mulai dari sekarang. Secara cerita, Elysium menggambarkan fakta saat ini yang muncul di tahun 2154. Latar belakang cerita mengenai diskriminasi dan pengakuan HAM disajikan dengan pemahaman dalam bentuk baru, sebuah kisah menarik lagi dari Neil Blokamp.**
Langganan:
Postingan (Atom)









