Tampilkan postingan dengan label The Expendables 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label The Expendables 2. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 November 2013

EMPIRE STATE : PERAMPOKAN MOBIL BAJA TERBESAR SEPANJANG SEJARAH



 Liam Hemsworth aktor yang tampil dalam The Expendables 2,  kembali dalam film barunya Empire State. Sebuah film drama crime yang bernuansa komedi pula. Jika Anda penggemar action semacam Expendables, lupakan untuk menonton film ini. Diangkat dari kisah nyata film ini benar-benar gagal menunjukkan kualitas yang sebenarnya.Dialog yang kacau, karakter yang dangkal, komedi yang dipaksakan, serta yang terburuk adalah castingnya.Karakter yang dimainkan  Dwayne  JohnsonBerperan sebagai polisi baik hati, Johnson seolah menduplikat  aksinya dalam Fast & Furious 6.Begitu pula karakter lain dalam karya Dito Montiel ini. Pengecualian diberikan kepada Hemsworth. Saudara Chris Hemsworth ( Thor) ini adalah calon penerus Johnson yang sesungguhnya.


 Empire State berlatar belakang kota New York di awal 80an. Chris (Hemsworth) adalah pemuda keturunan Yunani yang bercita-cita menjadi seorang penegak hukum. Sayangnya lamarannya ditolak dan gagal melalui tes, Chris pun bekerja di sebuah kantor keamanan.Tugasnya mengawal truk lapis baja. Suatu waktu Chris menyadari perusahaannya bertindak tidak adil terhadap para karyawannya. Sebuah kesalahan dilakukan Chris saat menyampaikan uneg-unegnya kepada sahabatnya Eddie (Michael Angarano).  Tak sengaja ia  menyebutkan kelemahan perusahaannya. Timbul ide brilian di kepala Eddie. Ia merencanakan perampokan mobil baja terbesar dalam sejarah Amerika Serikat.


 Chris terjebak dalam situasi yang rumit antara membela perusahaan atau mendukung sahabatnya.Apalagi, Chris dan Eddie harus menghindari James Ransone (Dwayne Johnson) seorang detektif kepolisian New York yang mengejarnya. Tak cukup sampai di situ keduanya juga harus berhadapan dengan gangster lokal  yang ingin mengetahui aksi mereka di wilayahnya.Apakah yang akan dilakukan Chris kemudian? Saksikan saja aksinya langsung dan nikmati saja.***

Sutradara : Dito Montiel
Produser : David Hoberman, Todd Lieberman
Penulis Naskah : Adam Mazer
Pemain : Liam Hemsworth, Dwayne Johnson, Emma Roberts, Michael Angarano, Chris Diamantopoulos, Jerry Ferrara, Paul Ben-Victor, Nikki Reed, Shenae Grimes, Greg Vrotsos

Senin, 28 Oktober 2013

ESCAPE PLAN : NOSTALGIA 80-an STALLONE & SCHWARZENEGGER



Usia bukan halangan untuk menunjukkan kehebatan. Mungkin itulah kata yang tepat untuk menggambarkan dua aktor legenda : Sylvester Stallone dan Arnold Schwarzenegger. Keduanya kembali beradu akting dalam sebuah film bergenre action, genre yang selama ini mengibarkan nama mereka. Escape Plan judul film tersebut.Diarahkan sutradara Swedia,Michael Hfstrom, dua ikon film action tersebut beradu akting dalam menguasai hati penonton.

Setelah film terakhir mereka, The Expendables 2, Escape Plan seolah menjadi bukti bagi kedua old crack itu bahwa di usia yang tak lagi muda mereka masih kuat dan tidak bisa dipandang dengan sebelah mata. Film yang disutradarai oleh Mikael Hafstrom tersebut mengisahkan tentang upaya dua karakter utama meloloskan diri dari penjara berteknologi tinggi. Plot yang tidak orsinil tersebut dikembangkan Miles Chapman dan Jason Keller menjadi satu kisah menegangkan .

.Escape Plan mengisahkan Ray Breslin (Sylvester Stallone), seorang yang profesional dalam urusan meloloskan diri dari penjara seketat apapun. Breslin dikontrak seseorang untuk menguji sistem keamanan penjara yang baru. Penjara berteknologi tinggi itu disebut  The Tomb, tempat berkumpulnya para penjahat perang, teroris dan pimpinan mafia kelas atas. Breslin lalu menyetujui tawaran sang boss (Vincent D'Onofrio).






 Dalam situasi seperti itu, tidak ada hal lain yang bisa dia lakukan selain "merekrut" Emil Rottmayer (Arnold Schwarzenegger), narapidana kelas kakap yang juga dikurung di The Tomb, untuk bekerja sama membobol penjara yang superketat dan supercanggih tersebut.Namun rencana mereka tak semudah membalikkan telapak tangan. Beberapa napi lain (Vinnie Jones) mencoba merintangi upaya mereka.



 Berbagai trik membobol pengamanan akan terus ditampilkan dalam setiap adegan film berdurasi 115 menit itu. Agak mirip dengan serial Prison Break, namun Hafstrom mampu menampilkan gambar-gambar sinematik menawan dengan aksi-aksi sensasional. Sayangnya film ini tidak dibuat pada masa kejayaan Sly dan Arnie yang tentu saja akan lebih berbobot.Karena yang ditampilkan Escape Plan lebih mirip film-film di era 80-90an, tidak ada yang baru. Dan  yang paling mengganggu adalah pemilihan peran pembantu yang miskasting.

Lihat bagaimana Jim Caviezel (dengan segala pesonanya dalam Passion of the Christ) gagal menampilkan kesan mendalam melalui karakernya. Begitu pula Vinnie Jones yang tidak begitu sadis sebagai antagonis. Curtis Jackson malah terkesan karakter bodoh yang cuma bisa mengumpat. Belum lagi adegan konyol Arnold yang bersahabat dengan seorang teroris demi memuluskan upaya meloloskan diri. Membuat film ini bahkan tidak bisa mendekati level The Expendables. Namun jika Anda penggemar Stallone dan Arnold, rasanya sangat tidak afdol melewatkan akting mereka dalam satu layar. Nikmati saja dan bernostalgia.***