Tampilkan postingan dengan label Natalie Meng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Natalie Meng. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 April 2014

FROM VEGAS TO MACAU (GOD OF GAMBLERS 4): KEMBALINYA CHOW YUN-FAT KE MEJA JUDI








Malang melintang di Hollywood rupanya dirasakan sudah cukup bagi seorang Aman Chow. Setelah jeblok dalam Replaciment Killer dan The Corruptor, Chow  sukses meraih popularita kembali lewat Crouching Tiger Hidden Dragon. Setelah itu Chow muncul dalam berbagai karya produksi negri tirai bambu yang malah lebih sukses dari film Hollywood-nya. Tak dapat dipungkiri memang tambang emas Chow Yun-Fat ada di Asia.

Salah satu film tersukses Chow Yun-Fat adalah God of Gamblers. Film comedi-crime ini sampai memiliki fans fanatik sendiri. Chow tidak muncul dalam sequel God of Gamblers 3 dan digantikan posisinya oleh Chow yang lain : Chow Sing-Che (Stephen Chow). Tahun 2014, Chow muncul kembali sebagai Dewa Judi yang sudah pensiun. Sang Dewa Judi (Chow Yun-Fat) kini hidup dengan damai dan mewah di mansion miliknya bersama putri tunggalnya, Charlie (Sammy Sum).

Masalah muncul, saat interpol meminta bantuan Dewa Judi untuk menangkap penipu dan penjahat besar, Mr.Ko (Philip Ng). Tentu saja Dewa Judi menolaknya dengan alasan sudah pensiun. Sebenarnya interpol sudah mendapatkan bukti untuk menangkap Mr.Ko. Bukti itu diperoleh berkat penyamaran anggota mereka, Ken, menjadi tangan kanan Mr.Ko. Syangnya, Ken ketahuan dan menyimpan bukti itu dalam sebuah flash-disk. Mr.Ko memerintahkan anak buahnya membunuh Ken dan merebut kembali flash disk itu.

Ken yang terdesak bersembunyi di rumah ayah titinya,Ben. Terdesak, Ken menyembunyikan flash-disk itu ke dalam boneka milik saudara tirinya Show Hand (Nicholas Tse). Boneka itu sendiri diperoleh Show Hand dari Dewa Judi untuk diberikan kepada Charlie.Keadan menjadi semakin serius saat Ken terbunuh dan  para penjahat menyatroni mansion mewah Dewa Judi. Merasa keselamatan dan hidup putrinya terancam, Dewa Judi memutuskan turun gunung menghadapi penipu paling berbahaya di dunia kriminal.

Sebagai sebuah comedy khas HongKong, From Vegas to Macau menyandarkan bahunya pada situasi lucu dn adegan slapstick yang menghibur. Sayangnya, film ini gagal menyamai God of Gamblers. Kesan datar muncul dalam 30 menit awal film. Endingnya pun gagal menampilkan twist yang sebagus seri pertama. Bahkan jauh dibanding film-film komedi Stephen Chow. Sebagai pengobat rindu, tentu saja film ini cukup menghibur.