Tampilkan postingan dengan label Robert De Niro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Robert De Niro. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 April 2014

AMERICAN HUSTLE: KISAH PENIPU MENANGKAP PENIPU

AMERICAN HUSTLE: KISAH PENIPU MENANGKAP PENIPU

Kalau di sinema Asia ada film komedi laris Con Man, yang dibintangi Andy Lau, Eric Tsang dkk. Maka sineas Hollywood membuat film bertema penipuan dengan genre serupa. American Hustle dibuat berdasarkkan kisah  operasi ABSCAM oleh FBI akhir tahun 70an hingga awal 80an. Sebuah operasi besar memberangus para kriminal penipu kawakan di Amerika.Film ini disutradarai David O. Russell, sutradara yang sukses membawa dua filmnya; The Fighter dan Silver Linings Playbook berjaya di ajang Oscar.

American Hustle mengisahkan tentang Irving Rosenfeld (Christian Bale) seorang penipu handal yang dicari oleh FBI. Agen Richard DiMaso dengan semangat berupaya meringkus Irving. Dalam melakukan aksinya,Irving mempunyai partner sekaligus kekasihnya , wanita cantik bernama Sydney Prosser (Amy Adams). Irving juga tengah bermasalah dengan istri terdahulunya, Rosalyn Rosenfeld (Jennifer Lawrence). Sampai suatu hari mereka ditangkap oleh agen FBI, Richard DiMaso (Bradley Cooper). Namun bukannya ditahan, mereka justru diminta oleh Richie untuk membantunya menangkap para penipu yang lain.Dengan iming-iming kebebasan, mereka setuju membantu menangkap  seorang walikota bernama Carmine Polito (Jeremy Renner).Walikota yang jago dan lihai menipu juga.






Mengangkat kisah nyata kriminal yang dibalut sentuhan drama dan komedi,Eric Warren Singer  dan David O. Russell sukses membentuk struktur cerita dengan fondasi yang kuat. Alur dan tempo ceritanya berjalan dengan asyik dan cukup cepat, dengan beberapa kali flashback Dan seperti halnya film crime kebanyakan, American Hustle juga dihiasi tipu muslihat, korupsi, konspirasi, pengkianatan dan kejutan.Twist-nya begitu rapi dan menarik.  American Hustle juga punya sisi romantis yang mengetengahkan cinta antara Irving, Sydney, dan Rosalyn. Film yang awalnya mempunyai judul American Bullshit ini punya kadar komedi yang mumpuni selayaknya Con Man.

Sesuatu yang sangat menarik dari American Hustle adalah tata artistiknya.Ber-setting tahun 70an, semuanya di-set sesesuai mungkin mulai dari kostum, makeup, hairstyle yang bergaya mewah nan glamor. Semakin menarik ketika berpadu dengan musik-musik tahun 70an dan sinematografi cantik arahan Linus Sandgren. American Hustle juga semakin menarik ketika diperkuat oleh jajaran divisi akting yang kelas A-nya. Mulai dari 2 alumni The Fighter, Christian Bale, yang disini punya transformasi tampilan fisik yang mengejutkan, sosok Irving yang gendut dan botak diperankan dengan baik olehnya. Amy Adams, disini dia tampil begitu menggoda lewat kostum belahan dadanya itu dengan karakterisasi yang paling kompleks. Serta 3 alumni Silver Linings Playbook, Bradley Cooper seorang agen FBI yang sangat ambisius. Jennifer Lawrence, yang disini punya karakterisasi yang tidak jauh beda dari perannya di SLP, nakal dan liar. Serta Robert De Niro yang walau hadir dalam durasi yang singkat, jajaran cast film ini pun semakin kuat ketika Jeremy Renner tidak ketinggalan turut meramaikannya.

Secara keseluruhan American Hustle adalah sebuah film drama-crime dengan sentuhan komedi yang bagus. Bagaimana David O. Russell mengarahkan sebuah film dengan cerita yang kokoh dengan tata artistik gaya 70annya yang cantik. Semakin bagus ketika pengarahannya itu diberinya kepada para divisi aktingnya melakukan tugas dengan baik memerankan peran mereka masing-masing dalam durasi 139 menitnya durasinya.

Jumat, 27 September 2013

THE FAMILY (MALTAVITA) : KOMEDI MAFIA DE NIRO DAN TOMMY LEE JONES




Malavita, atau dalam pasar AS berjudul The Family, adalah satu lagi film yang menghadirkan Robert De Niro sebagai mafia. Semenjak sukses memerankan tokoh Vito Corleone di film The Godfather Part II pada tahun 1973, perfilman Hollywood seakan menasbihkan Robert De Niro menjadi perwakilan wajah mafia di layar lebar. Namun, seiring usianya yang renta De Niro cenderung lebih memilih genre komedi dibanding aksi laga. Sebutlah Meet the Fockers (2004) dan Silver Linings Playbook (2012). , dimana De Niro bermain sebagai mafia yang sadis tapi menghibur dengan lawakannya.Dalam film ini perannya sebagai Fred Blake yang tempramental ini sangat mirip sekali dengan tokoh Paul Vitti yang dulu dimainkannya di film Analyze This (1999).

Film yang disutradarai oleh Luc Besson dari skrip yang ditulis bersama Michael Caleo ini, diadaptasi dari novel berjudul sama karangan Tonino Benacquista. The Family menceritakan tentang keluarga yang harus menjalani program perlindungan saksi. Keluarga yang terdiri dari sepasang suami istri dan dua anaknya yang masih remaja ini sebelumnya adalah keluarga mafia. Istri dari Fred Blake adalah Maggie Blake (Michelle Pfeiffer) yang digambarkan sebagai wanita yang pandai memasak, sangat sayang kepada keluarganya, sekaligus juga dapat bertindak kejam kepada orang lain. Anak perempuan Fred digambarkan juga tak segan-segan menghajar orang yang kurang ajar kepadanya. Belle Blake (Dianna Agron) bahkan di hari pertama masuk sekolahnya sudah langsung menghajar seorang cowok dengan raket tenis sampai tak bisa bangun lagi.

Anak bungsu Fred lebih gila lagi. Warren Blake (John D’Leo) sudah berpikiran dan bertindak seperti mafia di umurnya yang masih muda. Pemerasan, penipuan, pencurian adalah hal yang biasa saja baginya. Keluarga ini memang gila. Meski begitu, mereka adalah keluarga yang kompak luar dalam. Mereka saling menguatkan satu sama lain, walau itu berarti harus berkata kasar diantara mereka.

Tapi karena sang ayah Fred Blake (Robert De Niro) bersaksi melawan pemimpinnya yang mengakibatkan bosnya itu berada di dalam penjara, jadilah dia harus pergi dari satu kota ke kota lainnya bersama keluarganya demi keselamatan bersama. Kota yang mereka tempati kali ini adalah sebuah kota kecil dekat Normandy, Perancis. Agen CIA terbaik, yang diperankan oleh Tommy Lee Jones, bernama agen Stansfield diturunkan untuk menjaga Fred Blake, istrinya Maggie  dan anak anak mereka, Belle  dan Warren  agar tetap aman. Keberadaan keluarga ini berada di bawah pengawasan  FBI . Namun, kebiasaan lama keluarga ini yang terlalu mengandalkan kekerasan mengundang perhatian banyak orang. Contohnya adalah ketika Maggie ingin membakar supermarket terdekat karena mereka tidak menjual minyak zaitun. Kemudian Belle yang menggunakan raket tenis untuk menghajar orang yang iseng kepadanya. Hal ini tentu saja, membuat keluarga yang sedang bersembunyi ini mudah ditemukan oleh para mantan kroninya yang ingin membalas dendam.

Secara keseluruhan, Malavita menyuguhkan komedi yang gelap . Kekuatan barisan aktor-aktrisnya sungguh mengangkat kualitas film biasa ini.. Robert DeNiro sukses memerankan tokoh mafia kejam namun juga ayah yang peduli terhadap keluarga. Aktor watak Tommy Lee Jones seperti biasanya tampil mengesankan. Michelle Pfeiffer tak diragukan lagi bisa sangat menjiwai perannya sebagai seorang istri mafia. Dianna Agron dan John D’Leo pun tampil menarik.  Dialog-dialog di film ini mengundang pujian kritikus. Kata-katanya sederhana, kasar tapi menggelitik dan membuat komedi di film ini natural.***