Tampilkan postingan dengan label The Purge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label The Purge. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 September 2014

THE PURGE: ANARCHY : SAAT HUKUM DIINJAK-INJAK DENDAM

Untuk yang pernah menonton film The Purge, rasanya tak asing dengan judul diatas. Ya, James DeMonaco masih menjadi penulis skenario, dan juga sutradara dibalik The Purge: Anarchy. Dan The Universal Pictures pun masih berdiri di belakang pembuatannya. Menyimak cuplikannya, tema The Purge: Anarchy juga tak akan jauh berbeda dengan pendahulunya. Tentu saja film ini dibuat karena kesuksesan yang pertama. Dengan biayaminimum hasilnya maksimum.

Diceritakan, dalam satu malam, setiap tahunnya, seluruh peraturan bernegara dihapus. Artinya, siapapun boleh melakukan tindakan kriminal apapun, termasuk membunuh dengan alasan apapun, bahkan untuk yang tanpa alasan sama sekali. Dalam The Purge, inti ceritanya ditumpukan pada keluarga James Sandin, sang kreator sistem keamanan dalam menghadapi event tahunan The Purge. Namun, karena alasan kemanusiaan yang dilakukan oleh sang anak, Charlie, sistem yang diakui sangat kuat itu berhasil dibobol oleh penjahat. Para penjahat itu rasis. Mereka mencari seseorang yang diselamatkan Charlie ke dalam rumah.

Pasca rumah keluarga Sandin berhasil dijebol, ternyata tetangga yang tadi siang begitu baik, berubah 180 derajat menjadi binatang buas. Mereka berupaya membunuh keluarga Sandin. Ya, klimaksnya begitu klasik. Film ditutup dengan adegan pemaafan dari Mary Sandin kepada tetangganya –meskipun tetangga itu sudah membunuh James Sandin. Pesan moral yang begitu klasik, dan sangat kuno bagi banyak orang. Ya, mungkin akhiran dan cerita horor yang berjalan secara sederhana itu mengakibatkan publik hanya memberi The Purge rating 5,5 di imdb.com. Lantas bagaimana dengan The Purge: Anarchy? 

The Purge: Anarchy sedikit lebih baik. Purge, alias Pembersihan, sudah terpublikasi dengan baik. Ya, terima kasih untuk sekuel yang pertama. Kali ini, ceritanya tidak lagi berbicara tentang sistem keamanan dalam rumah, namun lebihuas lagi.

Pada tanggal 21 Maret, tahun 2023, beberapa jam menjelang The Purge, seluruh jaringan televisi memberitakan tentang landasan pelaksanaan satu malam tanpa hukum tersebut. Namun disisi lain, kelompok anti-The Purge pun tak kalah bersuara. Mereka membajak jaringan yang dipakai untuk menginfokan tersebut. 


Pada mulanya, Eva Sanchez (Carmen Ejogo) dan Cali (Zoe Soul) terjebak di sebuah apartemen di mana para gangster menjeblo pintu mereka. Namun saat akan dieksekusi, datanglah Leo (Frank Gillo) menolong mereka. Leo merupakan anggota kepolisian yang kehilangan putranya tahun lalu oleh sesorang yang diduga berandalan. Leo terlatih dan mempersenjatai dirinya dalam The Purge malam ini untuk menuntut balas.

Pada saat yang bersamaan, sepasang kekasih pun terjebak di malam The Purge. Shane (Zach Gilford) dan Liz (Kiele Sanchez) , sepasang kekasih tersebut terjebak di tengah lalu lintas akibat sistem yang dimatikan ketika The Purge dimulai. Mereka berlarian menghindari para gangster yang begitu kejam membunuhi orang-orang di jalanan. Shane dan Liz akhirnya bertemu dengan Eva, Cali dan Leo saat tidak sengaja bersembunyi dibelakang jok mobil Leo. Mereka berlima pada akhirnya melewati malam pembersihan itu bersama-sama. Sayangnya, Shane tidak selamat.

Drama terjadi manakala Leo menemukan pembunuh anaknya, Warren Grass. Sempat terjadi cekcok antara Leo dengan Warren, namun tak diakhiri dengan pembunuhan. Namun saat Leo keluar rumah Warren, ia ditembak Big Daddy, pimpinan gangster yang selama ini mengejar mereka. Saat terluka parah, Leo justru ditolong oleh Warren. Big Daddy tewas di tangan Warren saat berupaya menghabisi Leo. Klimaksnya, sirine berbunyi tanda The Purge usai. Warren, Eva dan Cali melarikan Leo ke rumah sakit.


Kompleksitas dan logika cerita lebih baik membuat The Purge: Anarchy lebih disukai dibanding yang pertama. Buktinya, dari rating 5.5 menjadi 6.7 di IMDb.








James DeMonaco sepertinya telah belajar mengembangkan ide dari The Purge ini. Hanya saja ide cerita tentang kriminalitas hasil kebijakan pemerintah sebaiknya menyentuh keatas, bukan ke bawah.